Catatan Umma, Dunia Umma

Me Time

Sebagai ibu, seorang perempuan menjalankan banyak peran mulai dari istri, bendahara, koki, cleaning service, tukang loundry, guru, psikolog, dokter, terapis,  wanita karir, dan seabrek peran lainnya. Semua profesi itu terangkum dalam satu kata “IBU” dan tersemat dengan bangga pada diri seorang perempuan.

Namun di tengah multi peran itu kadang seorang ibu bisa kehilangan identitas dan bingung mencari cara mengaktualisasikan diri. Saat saya mengalami hal itu, ingin rasanya punya lorong waktu dan pencet tombol “break” barang sejenak, selonjoran di ruang lapang dan tarik napas dalam-dalam, sampai lepas semua lelah. Tapi lorong waktu itu tentulah hanya ada di dunia imaji, maka jalan satu-satunya kita harus berusaha memanfaatkan waktu untuk kita sendiri, sebuah waktu yang sering disebut sebagai “Me Time”

Dan waktu “Me Time” yang paling nyaman buat saya adalah tengah malam, saat semua panglima pada tidur, dan semua aktivitas harus di hentikan dulu, tidak peduli rumah masih seperti kapal pecah akibat dari kebebasan berekspresi mereka seharian, saya harus tidur lebih awal, istirahatkan tubuh dan pikiran, dan secara otomatis tanpa alarm saat tengah malam pasti bangun. Saat itulah waktu paling merdeka buat saya, waktu untuk lepas dari segala peran dan rutinitas sebagai ibu dengan segala dimensinya yang melelahkan, tanpa dikomando pikiran penuh dengan imaji kata-kata dan jari ini akan mengalir menuliskan luapan rasa di note ponsel .

Tak ada panduan tema tulisan apa, yang penting nulis aja, namun yang paling membuat saya terinspirasi adalah wajah lelap polosnya dua panglima.

**********

TIDURMU  

Sebuah dunia paling sunyi

Tanpa komando mampu memejamkan mata 

Larut dan menyerahkan sebagian bahkan seluruh kesadaran diri pada sebentang gelap yang tak terukur

Sebuah lautan pribadi yang paling asasi

Menyeberanginya dengan perahu lelapmu

Tak ada yang mampu memasukinya apalagi mencurinya

Tidurmu

Sebuah semesta mimpi

Kau biarkan ragamu berbaring

Namun sukmamu bermain


Ruang Istirah,  Batam 31-01-2016

Umma elSaif”

**********

Setelah semua kata-kata lepas, ada energi tersendiri mengaliri jiwa, ada semangat baru untuk waktu esok membersamai mereka. Meski seharian kadang sudah tak terhitung seberapa banyak rasa jengkel dengan ulah mereka, meski sejatinya bukan karena perbuatan mereka salah, tapi saya yang tengah berproses belajar memahami mereka.

Maka saat mereka sudah lelap saya sempatkan berlama-lama menatap wajah  polosnya, sambil istigfar menyadari diri yang penuh khilaf ini betapa saya masih butuh banyak belajar menjadi ibu yang baik. Lalu diam-diam saya elus rambutnya, saya ciumi keningnya sambil berdoa singkat dalam hati “Sholehkan mereka Ya Rabb, tuntun mereka menuju garis takdir yang paling Engkau Ridhoi”

Lalu menggelar sajadah, ber “Me Time” yang lebih sakral,  mengurai doa panjang,  mohon kekuatan kepada Sang Maha Pemilik Energi Tak Terbatas

*********

PANGLIMA-PANGLIMA KECILKU

Seberapa malam lena tidurku kau pernah jarah dengan lengkingan tangis dahaga

seberapa deras peluh dan darah mengalir tak lagi terbaca
Semua tetap terasa nikmat anakku
Karena tak ada kuas yang dapat melukiskan cintaku yang selaksa
Tak ada bahasa yang dapat menampung indah rasaku dalam katakata

Semua telah terbingkai menjadi do’a

Jalin menjalin melangit menujuNya

Dengan sepenuh rasa di jiwa


Batam, 23 Februari 2016

Umma elSaif

**********


Berbahagialah menjadi IBU, dengan kita bahagia maka anak-anak kita akan dididik oleh ibu yang bahagia.

Tulisan ini untuk memenuhi tantangan dari mba OFVIE,  pemenang arisan Ke-2 Rumbel Menulis IIP Batam

Dan seperti saran ibu Komandan Rumbel Lubnah Lukmanwarnai tulisanmu dengan puisi mba, agar menjadi ciri khas Blogmu”

Terima kasih supportnya , saya jadi lebih percaya diri untuk menulis, hehehe.

 

Batam, 15 Nopember 2017

Umma elSaif

13230111_1313041868709273_3468967900798821889_n

 

Iklan

7 tanggapan untuk “Me Time”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s