Bunda Sayang Batch #3

Out Of The Box (Day 8/10 Komunikasi Produktif Bunda Sayang)

Perlu buat saya untuk keluar dari penjara pikiran sendiri, penjara kekhawatiran, penjara ketakutan dan segala hal kegundahan yang ternyata hanya membuat saya malah diam tidak melakukan apa-apa. Ketika Bangda Ali tumbuh dilingkungan lembaga pendidikan formal malah tidak membuatnya tertarik menjadi bagian didalamnya, Ali mungkin berbeda karena jenuh dengan hal yang biasa, dengan hal rutinitas dan… Continue reading Out Of The Box (Day 8/10 Komunikasi Produktif Bunda Sayang)

Iklan
Bunda Sayang Batch #3

ME TIME dan RUMAH KAPAL PECAH (Day 7/10 Komunikasi Produktif Bunda Sayang)

Umma: Bang boleh bantuin Umma? Abang: Bantu apa Ma? Umma: Jagain Adek, ajak nonton boleh, kan sekarang jadwal Abang boleh nonton Karena kegiatan menonton kartun kesukaaanya di youtube adalah hal menyenangkan buat Abang, tawaran Umma langsung di iyain..hehe Abang: Boleh Ma Akhirnya berhasil juga membuat dua Panglima anteng seantengnyašŸ˜˜, saatnya merapikan rumah kapal pecah akibat… Continue reading ME TIME dan RUMAH KAPAL PECAH (Day 7/10 Komunikasi Produktif Bunda Sayang)

Bunda Sayang Batch #3, Dunia Umma

Abang itu Pahlawan Umma (Day 6/10 Komunikasi Produktif Bunda Sayang)

Melibatkan Abang Ali dalam setiap urusan Adik Khaled ternyata meminimalisir kecemburuannya, seperti minta tolong diambilkan barang kebutuhan Adik, jagain Adik, nyuapin makan, ampai bacain cerita untuk Adik, dengan begitu Abang Ali tetap merasa diperhatikan, di utamakan, dibutuhkan dls. Umma: Abang itu pahlawan Umma Abang: ia Ma? Umma: Coba kalau ga ada Abang, siapa yang mau… Continue reading Abang itu Pahlawan Umma (Day 6/10 Komunikasi Produktif Bunda Sayang)

Catatan Umma, Dunia Umma

Mari Menulis….

MENULIS dan MEMBACA adalah dua hal tak terpisahkan. Ibarat tarikan nafas, membaca seperti menghirup nafas H2O dari hidung dan menulis seperti mengeluarkannya CO2 dari mulut (mudah-mudahan gak salah, soalnya saya bukan guru IPAšŸ˜„), sederhananya membaca dan menulis buat saya sebagai ventilasi hidup, ventilasi suka duka. Meski dalam kontek lebih luas membaca dan menulis tidak selalu… Continue reading Mari Menulis….

Catatan Umma, Dunia Umma

ADA BANYAK HAL YANG MEMBUAT KITA KUAT

Saya menikah tanggal 22 Oktober 2008, tepat 22 hari setelah lebaran Idul Fitri 1429 H, taaruf dengan Buya Ali adalah taaruf yang sangat singkat, kami hanya dipertemukan di meja makan yang isinya seperti membacakan curriculum vitae layaknya hendak melamar kerja, hehe.. Semua serba singkat, hanya satu keyakinan dalam diri saya saat itu, taat sama orang… Continue reading ADA BANYAK HAL YANG MEMBUAT KITA KUAT

Bunda Sayang Batch #3

Kejujuran Bangda Ali 2 (Day 4/10 Komunikasi Produktif Bunda Sayang)

Tiba-tiba saya ingin ngobrol sama Ali dengan pertanyaan yang sering bikin saya gelisah: Umma: Sini nak, Umma mau nanya Ali: Nanya Apa ma? Umma: Apakah Ali merasa tidak diperhatikan sama Umma karena ada Adek Ali: gak, Umma perhatian kok Umma: Apakah Ali merasa jadi anak tiri karena Umma lebih fokus sama Adek? Ali: gak Ma,… Continue reading Kejujuran Bangda Ali 2 (Day 4/10 Komunikasi Produktif Bunda Sayang)

Bunda Sayang Batch #3

Markas Ali (Day 5/10 Komunikasi Produktif Bunda Sayang)

Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore tapi Abang tak kunjung pulang, pukul 5 sore itu adalah batas dia harus sudah ada dirumah ketika main disekitar rumah. Adzan maghrib sudah berkumandang, tiba-tiba Abang Ali muncul dari balik pintu, jam segitu adalah jam dimana semua anggota rumah sudah mandi, sudah makan, dan bersiap untuk sholat maghrib, bahkan… Continue reading Markas Ali (Day 5/10 Komunikasi Produktif Bunda Sayang)